Selasa, 11 Maret 2014

contoh gambar sketsa

Menggambar foto wajah selain sebagai hobi dapat juga berguna untuk pengembangan kemampuan visual dalam menggambar sebuah objek yang realis, seperti objek manusia atau objek tiga dimensi lainnya dalam bidang dua dimensi.
Terdapat dua macam menggambar foto wajah; yang pertama yaitu memindahkan wajah dalam foto ke bidang gambar semirip mungkin dan yang kedua memindahkan wajah dalam foto ke bidang gambar hanya dengan mengambil esensi dari wajah yang akan digambar. Pada kasus yang pertama dibutuhkan kemampuan visual yang cermat serta pengetahuan dasar mengenai anatomi wajah manusia. Sedangkan pada kasus yang kedua selain memiliki kamampuan visual dan pengetahuan anatomi wajah, juga dibutuhkan kemampuan membaca karakter dari objek.
Beberapa tips dalam menggambar foto wajah:
  1. untuk mempermudah proses penggambaran, sangat dianjurkan untuk membiasakan mata kita melihat objek yang akan digambar, dalam hal ini foto wajah yang akan digambar
  2. Peletakan objek yang akan digambar juga sebaiknya berdekatan atau seolah-olah berdekatan dengan bidang gambar
  3. Arah mata kita harus selalu berpindah-pindah dari bidang objek ke bidang gambar.
KONSEP DASAR MENGGAMBAR WAJAH


Screenshot
Screenshot
Screenshot
Screenshot
Screenshot
Screenshot
Berikut adalah proses cepat bertahap penggambaran foto wajah hitam-putih menggunakan pensil;
  • Setelah terbiasa melihat objek yang akan digambar, mulailah menarik garis sketsa menggunakan pensil F, H atau HB untuk membuat bidang mata kemudian diteruskan ke bidang hidung dan mulut. Setelah itu buat bidang kepala, telinga dan rambut. Setelah selesai maka sketsa gambar kepala ini menjadi acuan untuk menggambar bagian tubuh lainnya. Tidak perlu menggambar keseluruhan objek seperti terlihat dalam foto, dengan cara ini bisa menambah keindahan pada gambar.
  • Pertegas garis-garis sketsa yang sudah ada menggunakan pensil 2B, sehingga objek yang tergambar mulai terlihat bentuknya. Seperti biasa mulailah dari mata, karena bentuk mata adalah kunci keberhasilan dari seluruh proses. Pada tahap ini, memori kita terhadap wajah asli sang objek (bukan dalam foto) sangat dibutuhkan. Diantaranya memori mengenai lekukan-lekukan wajahnya dan beberapa ekspresi wajahnya. Hapus garis-garis sketsa yang tidak diperlukan apabila mengganggu.
  • Setelah selesai mempertegas garis sketsa, maka mulailah memberi arsiran sesuai pencahayaan dalam foto, dimulai dari mata. Cukup dengan arsiran kasar mengunakan pensil 2B, jangan terlalu runcing atau terlalu tumpul. Berikan karakter garis pada bidang-bidang tertentu; seperti pipi, hidung, telinga dan lekukan kain pada baju. Pada tahap ini gambar akan terlihat seperti komik.
  • Sentuhan akhir menggunakan pensil mulai dari HB hingga 6B (menggunakan HB dan 2B sudah cukup). Pertegas lagi garis-garis tepi serta garis-garis karakter menggunakan pensil 2B runcing. Rapatkan arsiran menggunakan pensil HB tumpul, kemudian timpa dengan pensil 2B tumpul. Untuk menambah hasil yang lebih realis, gosok hasil arsiran dengan lembut menggunakan ujung jari, kapas atau penghapus. Setelah semuanya selesai, untuk menambah nilai seni dan keindahan dari gambar tersebut, bubuhkan tandatangan Anda.
  • Pada teknik menggambar foto wajah berwarna selain dibutuhkan kemampuan seperti pada menggambar hitam putih juga dibutuhkan kemampuan dalam pencampuran warna, ini dikarenakan warna kulit manusia bukan merupakan warna primer. Pencampuran warna juga tidak hanya dari satu media saja melainkan bisa dari beberapa media atau biasa disebut mix-media.
  • Mix-media dapat dilakukan dengan mencampur dua media pewarna seperti pensil warna dengan soft pastel, pensil warna dengan studio marker, cat air dengan pensil warna atau yang paling sederhana pensil warna dengan pensil grafit dan sebagainya. Dari pengalaman penulis mix-media bisa diterapkan sampai empat media pewarna; pensil grafit, soft pastel, pensil warna dan studio marker. Tahapannya adalah sebagai berikut;
  • Setelah sketsa menggunakan pensil grafit, gunakan soft pastel sebagai pewarna dasar kemudian gunakan pensil warna sebagai penegas warna dasar. Pertegas garis sketsa menggunakan pensil grafit runcing atau pensil warna runcing berdasarkan warna alami pada objek kemudian gunakan pensil warna tumpul untuk memberikan efek kedalaman dan gelap-terang. Agar arsiran menjadi halus lakukan gosokan perlahan menggunakan kapas atau cotton bat. Terakhir gunakan studio marker untuk highlights dan warna kontrasnya, sambil di gosok dengan jari atau cotton bat selagi marker masih basah.

seni musik daerah

MUSIK DAERAH
Di Indonesia banyak sekali kita temukan alat musik yang bermacam-macam, baik alat musik tradisional (asli Indonesia) maupun alat musik yang berasal dari luar seperti trumpet, drums, kecapi, dan lain sebagainya. Dengan banyaknya instrument musik ini menjadikan nusantara kaya dengan keanekaragaman musik daerah, antara lain:

1.      Karawitan
Karawitan adalah seni mengolah bunyi alat musik tradisional gamelan. Dengan kata lain karawitan adalah bentuk orkestra dari perangkat musik gamelan.
Asal kata karawitan berasal dari bahasa sansakerta, yakni rawit, yang berarti keharmonisan, elegan, dan kehalusan. Ada pula yang berpendapat bahwa karawitan berasal dari kata ngerawit yang artinya rumit. Maksudnya musik karawitan itu tidak sekadar bunyi-bunyian, tapi ada rangkaian bunyi-bynyian yang rumit didalamnya, namun sangat indah.

2. Gambang Kromong
Gambang kromong merupakan kesenian asli betawi. Kesenian ini merupakan percampuran musik gamelan dengan musik cina. Bila dilihat dari alat musik yang dimainkan, tampak jelas pada alat musik geseknya yaitu tehyan, kongahyan, dan sukong, berasal dari cina. Sedangkan gambang, gong, kecrek, dan kendang yang berasal dari gamelan jawa.
3. Tanjidor
Tanjidor sendiri diambil dari bahasa Portugis, tangedor yang berarti alat musik berdawai alias stringed instrument. Namun saat masuk ke Betawi, maknanya mulai berubah menjadi music brass (tiup logam). Pasalnya Tangedor dimainkan oleh 7 sampai 10 orang yang didominasi oleh alat musik tiup semisal clarinet, trombone, piston, saksofon tenor, saksofon bas,membranofon, tambur hingga simbal. Menurut beberapa literatur, musik tanjidor sendiri merupakan hasil rintisan seorang bekas tawanan yang dimerdekakan (mardijkers) bernama asli Augustijn Michiels (1769 – 1833) atau yang akrab disapa Mayor Jantje.
Lantaran memainkan musik hanya untuk kesenangan, kepuasan batin serta merupakan kegemaran saja, tak heran jika banyak musisi-musisi tanjidor saat itu tidak mengenal not balok. Namun keunikan perpaduan nada-nada yang keluar lewat berbagai alat musik tiup yang diharmonisasikan dengan gemuruh perkusi membuat kelompok musik ini digemari. Tidak hanya itu, lagu-lagu yang kerap mereka dendangkan juga biasanya berirama ceria dan atau bernada mars. Sebut saja Kramton, Bananas, Cente Manis, Kramat Karem, Merpati Putih, Surilang, Jali-Jali, Kicir-Kicir, Sang Kodok hingga Sirih Kuning. Kemungkinan besar ini didasari oleh polah etnik Betawi yang jenaka.

4. Talempong
Talempong adalah alat musik tradisional Minangkabau ada yang terbuat dari kuningan dan ada pula dari kayu dan batu. Talempong berbentuk bundar pada bagian bawahnya berlobang sedangkan pada bagian atasnya terdapat bundaran yang menonjol berdiameter lima sentimeter sebagai tempat tangga nada (berbeda-beda). Musik talempong akan berbunyi jika dipukul oleh sepasang kayu.


5. Angklung
Sejak Angklung adalah sebuah alat atau waditra kesenian yang terbuat dari bambu khusus, yang ditemukan oleh Bapak Daeng Sutigna sekitar tahun 1938. Ketika awal penggunaannya angklung masih sebatas kepentingan kesenian lokal atau tradisional. Namun karena bunyi-bunyian yang ditimbulkannya sangat merdu dan juga memiliki kandungan lokal dan internasional seperti bunyi yang bertangga nada duremi fa so la si du dan daminatilada, maka angklung pun cepat berkembang, tidak saja dipertunjukan lokal tapi juga dipertunjukan regional, nasional dan internasional.
 Jumlah pemain angklung bisa dimainkan oleh sampai 50 orang, bahkan sampai 100 orang dan dapat dipadukan dengan alat musik lainnya seperti; piano, organ, gitar, drum, dan lain-lain. Selain sebagai alat kesenian, angklung juga bisa digunakan sebagai suvenir atau buah tangan setelah dihiasi berbagai asesoris lainnya.
          Sepeninggal Daeng Sutigna kreasi kesenian angklung diteruskan oleh muridnya yang bernama Saung Ujo dengan membuat pusat pembuatan dan pengembangan kreasi kesenian angklung yang disebut ‘Saung angklung Mang Ujo” yang berlokasi di Padasuka Cicaheum Bandung. Salah satu program yang ia lakukan khususnya untuk mempertahankan kesenian angklung adalah memperkenalkan angklung kepada para siswa sekolah, mulai TK, sampai dengan tingkat SLTA dan bahkan telah menjadi salah satu kurikulum pada pada mata pelajaran lokal.

6. Kolintang
Kolintang atau kulintang adalah alat musik khas daerah Minahasa, Sulawesi Utara. Kolintangdibuat dari kayu lokal yang ringan namun kuat seperti telur, bandaran, wenang, kakinik kayu cempaka, dan yang mempunyai konstruksi fiber paralel.
Nama kolintang berasal dari suaranya: tong (nada rendah), ting (nada tinggi) dan tang (nada biasa). Dalam bahasa daerah, ajakan "Mari kita lakukan TONG TING TANG" adalah: " Mangemo kumolintang". Ajakan tersebut akhirnya berubah menjadi kata kolintang.

7. Saronen
SARONEN adalah musik Rakyat yang tumbuh berkembang di masyarakat Madura. Harmonisasi yang dinamis, rancak, dan bertema keriangan dari bunyi yang dihasilkannya memang dipadukan dg karakteristik dan identitas masyarakat Madura yang tegas, polos, dan sangat terbuka mengilhami penciptanya .
Saronen berasal dari bahasa Madura "sennenan " ( Hari Senin ). Konon setiap hari pasaran yang jatuh pada setiap hari senin , Kyai Khatib Sendang (cicit sunan Kudus) dan para pengikutnya menghibur masyarakat sekaligus berdakwah.
Ciri khas musik SARONEN ini terdiri dari sembilan instrumen yang sangat khas, karena disesuaikan dengan nilai filosofis Islam yang merupakan kepanjangan tangan dari kalimat pembuka Alqur'anul Karim yaitu " BISMILLAHIRRAHMANIRRAHIM " yang kalau dilafalkan terdiri dari sembilan keccab. Kesembilan instrumen musik SARONEN ini terdiri dari : 1 saronen, 1 gong besar, 1 kempul, 1 satu kenong besar, 1 kenong tengahan, 1 kenong kecil, 1 korca, 1 gendang besar, 1 gendang dik-gudik ( gendang kecil ). Musik Saronen selalu dimainkan dengan cara berjalan mengelilingi pedesaan.

C. LAGU DAERAH
Lagu daerah mempunyai ciri khas tersendiri di masing-masing daerah seluruh nusantara.
Ciri-ciri lagu daerah:
a.    Syair lagu berbahasa daerah (hanya sedikit lagu daerah yang berbahasa Indonesia seperti lagu-lagu dari daerah maluku).
b.    Menceritakan kondisi daerahnya, tentang adat-istiadat, atau legenda yang berasal dari  daerahnya.
c.    Berfungsi sebagai iringan tari daerah atau upacara adat daerah.
Lagu Daerah dibagi menjadi tiga jenis:
1. Lagu Rakyat
Adalah lagu daerah yang berkembang di kalangan di daerah pedesaan. Lagu ini diwariskan dari generasi ke generasi secara lisan, sehingga milik bersama. Lagu ini biasanya tidak diketahui siapa penciptanya.
Ciri-ciri lagu rakyat:
·    Sederhana yaitu syair lagu pendek, melodi lagu sederhana.
·    Bertemakan tentang pergaulan rakyat.
·    Meriah artinya memiliki irama yang riang dan menghibur, terkadang lucu.
·    Bebas artinya lagu tidak terikat dengan aturan baku.
·    Dipopulerkan secara lisan.
Contoh lagu rakyat: adalah Yamko rambe yamko, Suwe ora Jamu, Lir-ilir, Cublak-cublak Suweng, Gundul Pacul.

2. Lagu Klasik
Lagu klasik berkembang di kalangan istana dan bangsawan. Lagu klasik diciptakan oleh komponis/pujangga istana. Komposisi musik klasik lebih rumit dan berdurasi panjang. Tidak semua orang bisa membawakan lagu ini. Biasanya diiringi musik gamelan atau sejenisnya. Lagu ini berfungsi untuk upacara adat, penyambutan raja, atau sejenisnya.  Ciri-ciri lagu ini:
·         Bersifat agung, artinya dibawakan saat mengiringi berbagai upacara keraton maupun upacara adapt daerah.
·         Diciptakan oleh seorang komponis atau pujangga istana.
·         Memiliki pola yang baku seperti aturan notasi, syair, irama, dan tempo.
·         Dikembangkan secara tertulis.
·         Memiliki tema tentang sejarah kebesaran kerajaan, kepahlawanan para kesatria, dan ajaran moral masyarakat.

Contoh Lagu Klasik: Pucung, pupuh asmarandana, pupuh kinanti.

sejarah seni musik sejak zaman abad pertengahan himgga sekarang

1.Zaman Abad Pertengahan
Zaman Abad Pertengahan sejarah kebudayaan adalah Zaman antara berakhirnya kerajaanRomawi (476 M) sampai dengan Zaman Reformasi agama Kristen oleh Marthen Luther (1572M). perkembangan Musik pada Zaman ini disebabkan oleh terjadinya perubahan keadaandunia yang semakin meningkat, yang menyebabkan penemuan-penemuan baru dalam segala bidang, termasuk dalam kebudayaan. Perubahan dalam sejarah musik adalah bahwa musik tedak lagi dititikberatkan pada kepentingan keagamaan tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi,sebagai sarana hiburan.Perkembangan selanjutnya adalah adanya perbaikan tulisan musik dan dasar-dasar teori musik yang dikembangkan oleh Guido d¶ Arezzo (1050 M)Musik dengan menggunakan beberapa suara berkembang di Eropa Barat. Musik Greogriandisempurnakan oleh Paus Gregorius.Pelopor Musik pada Zaman Pertengahan adalah :1. Gullanme Dufay dari Prancis.2. Adam de la halle dari Jerman.

2. Zaman Renais
ance (1500 ± 1600)
Zaman Renaisance adalah zaman setelah abad Pertengahan, Renaisance artinya KelahiranKembali tingkat Kebudayaan tinggi yang telah hilang pada Zaman Romawi. Musik dipelajaridengan cirri-ciri khusus, contoh nyanyian percintaan, nyanyian keperwiraan. Sebaliknya musik Gereja mengalami kemunduran. Pada zaman ini alat musik Piano dan Organ sudah dikenal,sehingga munculah musik Instrumental. Di kota Florence berkembang seni Opera. Opera adalahsandiwara dengan iringan musik disertai oloeh para penyanyinya.Komponis-komponis pada Zaman Renaisance diantaranya :1. Giovanni Gabrieli (1557 ± 1612) dari Italia.2. Galilei (1533 ± 1591) dari Italia.3. Claudio Monteverdi (1567 ± 1643) dari Venesia.4. Jean Baptiste Lully (1632 ± 1687) dari Prancis.

3. Zaman Barok  dan Rokoko
Kemajuan musik pada zaman pertengahan ditandai dengan munculnya aliran-aliran musik baru,diantaranya adalah aliran Barok dan Rokoko. Kedua aliran ini hamper sama sifatnya, yaituadanya pemakaian Ornamentik (Hiasan Musik). Perbedaannya adalah bahwa musik Barok memakai Ornamentik yang deserahkan pada Improvisasi spontan oleh pemain, sedangkan padamusik Rokoko semua hiasan Ornamentik dicatat.Komponis-komponis pada Zaman Barok dan Rokoko :A. Johan Sebastian BachLahir tanggal 21 Maret 1685 di Eisenach Jerman, meninggal tanggal 28 Juli 1750 di LipzigJerman. Hasil karyanya yang amat indah dan terkenal:1. St. Mathew Passion.2. Misa dalam b minor.3. 13 buah konser piano dengan orkes4. 6 buah Konserto BrandenburgGubahan-gubahannya mendasari musik modern. Sebastian Bach menciptakan musik Koral(musik untuk Khotbah Gereja) dan menciptakan lagu-lagu instrumental.Pada akhir hidupnya Sebastian Bach menjadi buta dan meninggal di LeipzigB. George Fredrick HaendelLahir di Halle Saxony 23 Februari 1685 di London, meninggal di London tanggal 14 April 1759.Semasa kecilnya dia sudah memperlihatkan bekat keahlian dalam bermain musik. Pada tahun1703,ia pindah ke Hamburg untuk menjadi anggaota Orkes Opera. Tahun 1712 ia kembalimengunjungi Inggris. Hasil ciptaannya yang terkenal adalah ;1. Messiah, yang merupakan Oratorio (nama sejenis musik) yang terkenal.2. Water Musik (Musik Air).3. Fire Work Music (Musik Petasan).Water Musik dan Fire Work Music merupakan Orkestranya yang paling terkenal. Dia meninggaldi London dan dimakamkan di gereja Westminster Abbey.
 
4 . Zaman Klasik 
91750 ± 1820)
Sejarah musik klasik dimukai pada tahun 1750, setelah berakhirnya musik Barok dan Rokoko.Ciri-ciri Zaman musik Klasik:a. Penggunaan dinamika dari Keras menjadi Lembut, Crassendo dan Decrasscendo. b. Perubahan tempo dengan accelerando (semakin Cepat) dan Ritarteando (semakin lembut).c. Pemakaian Ornamentik dibatasid. Penggunaan Accord 3 nada.Komponis-komponis pada Zaman Klasik antara lain :1.) Frans Joseph Haydn (1732 ± 1809),Lahir di Rohrau Austria, ia meninggal tanggal 31 Mei 1809 di Wina Austria. Karya ciptaannyayaitu : Sonata Piano, 87 buah kuartet, 24 buah opera, 100 buah simfoni, yang paling terkenaladalah The Surprisse Sympony. Dalam sejarah musik, Joseph Haydn termashur sebagai Bapak Simfony yang mewujudkan bentuk orkes dan kuartet seperti yang kita kenal sekarang. Di Winaia diakui sebagai Komponis Austria yang handal.2.) Wolfgang Amandeus Mozart (1756 ± 1791)Lahir pada tanggal 27 januari 1756 di Salzburg Austria, meninggal tanggal 5 Desember 1791 diWina Austria. Hasil karyanya adalah : Requiem Mars, 40 buah Simfony, Opera Don Geovani,Kuintet Biola Alto, Konserto Piano. Pada usia 3 tahun ia telah dapat menghasilkan melodi danmenerapkan accor pada hrpsikord. Pada usia 5 tahun ia telah mulai menciptakan lagu danmuncul didepan umum pada usia 6 tahun, kemudian bersama saudara perempuannyamengadakan Tour keliling Eropa. Pada tahun 1781 ia pindah ke kota Wina dan mengarangciptaan-ciptaannya yang termaahur. Permainannya sangat menakjubkan, sehingga dijiluki Anak Ajaib. Biarpun memperoleh banyak sukses, tapi ia sangat miskin dan dalam keadaan yangsengsara, ia meninggal di Wina dalam usia 35 tahun dan dikuburkan di pekuburan fakir miskin.Ia menulis banyak komposisi dalam bentuk yang berbeda-beda tetapi berpegang kuat pada gayaklasik murni.

 
5. Zaman Romantik 
(1820 ± 1900)
Musik romantic sangat mementingkan perasaan yang subyaktif. Musik bukan saja dipergunakanuntuk mencapai keindahan nada-nada, akan tetapi digunakan untuk mengungkapkan perasaan.Oleh karena itu, dinamika dan tempo banyak dipakai. Komponis-komponis pada Zamanromantic adalah :a. Ludwig Von Bethoven dari Jerman. b. Franz Peter Schubert dari Wina.c. Francois Fredrick Chopin dari Polandiad. Robert Alexander Schumann dari jerman.e. Johanes Brahms dari Hamburg Jerman.Riwayat Hidup Komponis Zaman Romantik :A. Ludwig Von Beethoven (1770 ± 1827)Lahir Desember 1770 di Bonn Jerman, ia meninggal tanggal 26 Maret 1827 di Wina Austria. Iamenamakan dirinya sebagai Pujangga Nada. Sejak usia 4 tahun dia belajar musik dibawahasuhan ayanhnya. Pada usia 17 tahun ia pergi ke Wina menemui komponis Mozart, kemudianMozart memberi bimbingan musik kepadanya, sehingga ia dapat menjadi pemain musik yang baik danm komonis yang berbakat. Pada usia 30 tahun pendengarannya mulai berkurang, danusia 50 tahun pendengarannya tuli sama sekali. Pada waktu ciptaannya Ninth Symphonies lahir,ia tidak mampu lagi mendengarkan hasil karyanya itu. Pada tanggal 26 Maret 1827, diameninggal di Wina. Ia hidup dengan sangat menderita, tetapi mampu menciptakan Sonata duniayang paling indah. Hasil ciptaannya antara lain :- 5 buah sonata cello dan piano.- 9 buah symfoni- 32 sonata piano.B. Franz Peter Scubert (1797 ± 1828)Lahir di Wina 31 Januari 1797, dia meninggal tanggal 19 Desember 1828, ciptaannya antara lain: Ave Maria, The Erl King, Antinghed Symphony, Gretchen At The Spining Sheel, The WildRose. Schubert mempunyai suara yang merdu dan menjadi penyayi paduan suara Imperial Choir.Kemudian ia memperdalam pengetahuan musiknya dibidang komposisi. Pada waktu meninggal,Ia tidak dikenal orang banyak dan berpasan agar dikuburkan dekat makan Beethoven. Diameninggalkan 100 buah hasil karyanya, kebanyakan lagu-lagu solo.
 
Wilhelm Richard Wagner (1813 ± 1883)Lahir tanggal 22 Mei 1813 di Leipzig Jerman, meninggal 13 Februari 1883 di Venesia. Hasilciptaannya antaralain : Tannhauser, Die Maistersinger Von Hurberg, Lohengrin, Der FliegendeHolander.D. Johannes Brahms (1883 ± 1897)Lahir 7 Mei 1883 di Hamburg Jerman, ia meninggal 3 April 1897 di Wina Austria. Hasilciptaannya : Hungarian Dance, Muskoor Ein Deusches Requiem, Kuartet gesek.. paa usia 14tahun ia telah menjadi pianis yang baik. Dia adalah seorang komponis terakhir dari aliranRomantik, karyanya sangat indah.

6. Zaman Modern (1900 ±  sekarang)

Musik pada Zaman ini tidak mengakui adanay hokum-hukum dan peraturan-peraturan, karenakemajuan ilmu dan teknologi yang semakin pesat, misalnya penemuan dibidang teknik sepertiFilm, Radio, dan Televisi. Pada masa ini orang ingin mengungkapkan sesuatu dengan bebas.Komponis-komponis pada Zaman Modern :1. Claude Achille Debussy dari Prancis2. Bella Bartok dari Honggaria.3. Maurice Ravel dari Prancis.4. Igor Fedorovinsky dari Rusia5. Edward Benyamin Britten dari Inggris.

 

teknik bermain alat musik


    • Teknik Bermain Keyboard (SENI MUSIK)
      Posisi BermainPosisi duduk pada saat bermain keyboard perlu diperhatikan. Posisi duduk yang benar adalah selalu tegak. Sedangkan posisi yang salah dalam bermain piano dapat mengakibatkan lekas capek dan berakhir dengan permainan…

    • Jenis Keyboard (Seni Musik)
      Pada dasarnya keyboard terbagi menjadi 3 jenis menurut fungsinya, yakni :Keyboard mono timbral ( mono = satu, timbral atau timbre = suara), yaitu keyboard yang dalam satu kesempatan dapat menghasilkan satu macam suara instrumen…

    • Kontrapung Musik
      Kontrapung Di samping harmoni ada teknik komposisi yang tidak kalah pentingnya yaitu kontrapung atau dalam bahasa Inggris disebut counterpoint. Jika harmoni menekankan melodi pokok dan iringannya sedangkan maka pada…

    • Otak Suatu Karya Musik
      Harmoni Harmoni dan kontrapung dapat diibaratkan sebagai otak atau pemikiran dari suatu karya musik. Harmoni adalah ilmu mengkombinasikan nada-nada ke dalam akor-akor (chords). Sebagai salah satu cabang ilmu musik, harmoni…

    • Denyut Jantung Pada Musik
      Ritme Sebagaimana telah dijelaskan pada awal pembahasan tentang tempo di atas bahwa ritme dapat diibaratkan sebagai denyut jantung bagi musik. Dengan demikian peranan ritme sangat penting, sehingga jika musik tidak memiliki…

    • Dinamik dan Ekspresi
      Elemen-elemen dinamik dan ekspresi musikal juga banyak terdapat dalam bentuk tanda-tanda ekspresi. Crescendo dan diminuendo adalah di antara efek-efek ekspresif yang penting bagi komposer. Melalui volume suara yang…

    • Dinamika Dalam Suatu Musik
      Dinamika Volume yang menunjukkan tingkat kekuatan atau kelemahan bunyi pada saat musik dimainkan, disebut dinamik. Sebagaimana halnya tempo yang bermacam-macam dari yang tetap dan berubah, maka demikian juga dengan dinamik,…

    • Tempo Melodi Dalam Musik
      Tempo Jika melodi dapat dianalogikan sebagai jiwa bagi musik maka jantungnya ialah ritme dan tempo. Tempo merupakan “polisi lalu lintas” yang mengatur kelancaran lalulintas sedangkan kelancaran lalu lintasnya ialah ritme….

    • Kunci Nada Pada Musik
      Kunci Tanda kunci (Inggris: key signature) berbeda dengan kunci (clef),digunakan untuk menunjukkan skala nada yang berbeda-beda. Tanda kunci selalu ditempatkan di setiap awal garis paranada (bukan hanya di awal lagu) dalam…

    • Pengertian Tentang Skala Nada
      Skala Nada Dalam dunia pendidikan musik Indonesia “Skala Nada” lebih dikenal dengan istilah “tangga nada” sedangakan secara internasional disebut scale (Inggris). Nada-nada yang berurutan secara alfabetis adalah susunan…

    • Fungsi Garis Paranada
      Butir-butir nada diletakan pada lima buah garis sejajar yang di Indonesia lazim disebut paranada (Inggris: Staff). Sitem penulisan butir-butir nada para paranada dikenal dalam masyarakat kita dengan istikah not balok. Pada…

    • Bahan Pembentuk Musik (Bunyi)
      Bunyi Bunyi dan nada dipelajari dalam mata pelajaran iImu akustika musik. Biasanya ilmu akustika dipelajari sebagai landasan dalam memahami produksi bunyi berbagai instrumen musik. Secara akustik, bunyi dihasilkan oleh…

    • Riwayat Hidup Para Komposer Pada Era Barok
      Era Barok (1600-1750)Schütz, Heinrich (1585-1672) : Komposer Jerman masa awal Barok, ia mencipta opera Jerman pertamakali (Dafne, 1627) berbasis pada model Italia dan mengembangkannya pada karya-karya utamanya seperti…

    • Riwayat Para Komposer Pada Era Renaisans
      Era Renaisans (1450-1600)Byrd, William (1543-1623) : Komposer Inggris pada akhir Era Renaisans yang dikenal karena karya-karyanya madrigal Inggris, lagu-lagu gereja, dan musik untuk instrumen seperti virgin dan viol….

    • Riwayat Hidup Para Komposer Pada Era Abad Pertengahan
      Era Abad Pertengahan (Medieval Era) (600-1450) Dufay, Guillaume (ca. 1400-74) : Komposisi Belanda yang pemimpin paduan suara pada Katedral Cambrai, kemudian ia belajar ke Italia dan memasuki paduan suara kepausan di…
    • Tinjauan Sejarah Musik Era Kontemporer
      Era Kontemporer 1900-Sekarang Periode ini dalam sejarah musik sering disebut sebagai periode Modern sejak tahun 1900 sebagai titik awalnya. Era kontemporer musik dipicu oleh peran komposer-komposer Romantik yang…

    • Tinjauan Sejarah Musik Era Romantik
      Era Romantik (1820-1900) Komposer-komposer Jerman seperti Beethoven merespon gerakan Sturm und Drang dan menjadikan pergantian gaya musikal dan sikap estetik yang lebih personal, nasionalistik, bebas, dan menjadikan ciri…

    • Tinjauan Sejarah Musik Era Klasik
      Era Klasik (1750-1820) Seperti yang terjadi pada era Renaisans, sebenarnya cukup sulit mendefinisikan era ini sekalipun menggunakan tinjauan periode waktu, perbedaan gaya-gaya musikal, perilaku estetik, idealisme, atau…

    • Tinjauan Sejarah Musik Era Barok
      Era Barok (1600-1750) Periode waktu musik Barok yang juga dikenal sebagai awal suatu masa paling dramatik dalam sejarah musik, dikatakan sebagai mulainya era tonal, tetapi totalitas musik yang menggunakan tangga nada…

    • Tinjauan Sejarah Musik Era Renaisans
      Era Renaisans (1450-1600) Berwatak klasik, pengekangan, menahan diri, dan kalem. Selain tertarik pada kebudayaan Yunani Kuno, juga berkembang humanisme khususnya di Italia dan fundamentalisme di Eropa Utara, tetapi sarat…

    • Tinjauan Sejarah Musik Era Abad Pertengahan
      Era Abad Pertengahan (Medieval Era) 600-1450 Meliputi suatu periode masa yang paling panjang terkait dengan semua kehidupan dan seni untuk pelayanan gereja. Musik untuk keperluan ibadat, sebagai alat utama untuk memahami…

    • Tinjauan Sejarah Musik Era Kuno
      Era Kuno (Antiquity) (- 500) Musik Barat Awal terbentuk oleh tiga komponen budaya meliputi tradisi-tradisi yang tidak sepenuhnya Eropa: Pertama, Timur Tengah dan Mesir Kuno (daerah Mesopotamia di sekitar sungai Tigris dan…

    • Solusi Interval Pythagoras dalam Alat Musik dan Komposisi
      Penyelesaian persoalan terts Pythagoras secara teori juga diikuti dengan usaha penyelesaian dalam alat-alat musik yang memiliki nada-nada tetap sperti spinet, clavicimbel, dan harpsichord. Persoalan pertama timbul karena…

    • Teori Awal Sistem Diatonik
      Saat ini kita mengenal berbagai sistem musik yang diterapkan pada kebudayaan-kebudayaan yang berbeda. Sistem yang paling mendasar pada musik ialah tanga nada atau skala nada (tone scale). Pada kebudayaan-kebudayaan Timur…

    • Perkiraan Awal Mula Musik
      Untuk memperkirakan asal mula keberadaan musik, pada mulanya para ahli menggunakan teori-teori antropologi klasik, khususnya teori evolusi kebudayaan. Walaupun dalam beberapa hal teori evolusi kebudayaan mendapat kecaman…

pengertian dasar seni musik

Seni musik merupakan cabang seni yang menggunakan media bunyi sebagai sarana pengungkapan ekspresi senimannya. Kata musik dalam Bahasa Indonesia adalah terjemahan dari Bahasa Inggris music atau Bahasa Belanda muziek. Menurut para ahli sejarah, kata musik berasal dari sekumpulan nama dewi kesenian bangsa Yunani Purba, yaitu musae.
Dalam sebuah ciptaan musik, nada menempati posisi terkecil. Secara sistematis, struktur bentuk musik dapat diuraikan sebagai berikut:
  • Nada bertindak sebagai satuan terkecil dalam sebuah ciptaan musik.
  • Kumpulan dari nada dinamakan kata.
  • Kumpulan beberapa kata dinamakan frase.
  • Kumpulan frase musik akan membentuk kalimat musik.
  • Kumpulan beberapa kalimat musik dinamakan dengan tema. Tema dapat pula disebut dengan verse, chorus, atau baik musik.
  • Kumpulan tema dinamakan ciptaan.
Unsur lain yang ada dalam musik adalah ritme. Adalah susunan hentakan yang teratur.
Tujuan Penyajian Musik
Setiap karya manusia pasti memiliki tujuan tertentu. Termasuk karya yang berupa musik, beberapa tujuan diciptakannya musik adalah sebagai berikut ;
Tujuan Magis.
  • Musik pada tujuan ini, musik dianggap property yang mampu memperkuat suasana magis dalam ritual-ritual tertentu.
Tujuan Religius.
  • Musik dapat diciptakan sebagai pengakuan akan keagungan Tuhan, sebagai sarana mendekatkan diri dengan Tuhan.
Tujuan Simbolis.
  • Karya musik yang diciptakan pada konteks ini memiliki tujuan simbolis yang dapat menimbulkan kebanggaan terhadap sesuatu. Seperti lagu kepahlawanan, atau lagu kebangsaan.
Tujuan Komersial.
  • Di sini sudah jelas, musik dijadikan barang yang dapat membuahkan penghasilan bagi senimannya.
Tujuan Kreatif.
  • Tujuan penciptaannya semata-mata hanya untuk kepuasan dirinya sendiri dan biasanya bersifat eksperimental.
Tujuan Rekreatif.
  • Musik diciptakan untuk hiburan semata.